Mengatasi gangguang haid Wanita, mulai dari usia remaja hingga dewasa, normalnya akan mengalami periode menstruasi atau haid dalam perjalanan hidupnya. Yaitu keluarnya darah yang terjadi secara periodik atau siklik endometrium. Keluarnya darah dari vagina adalah karena luruhnya lapisan dalam rahim yang banyak mengandung pembuluh darah dan juga sel telur yang tidak dibuahi. Panjang siklus terjadinya menstruasi cukup bervariasi. Yang masuk kategori normal adalah sekitar 28 hari, dengan variasi yang beragam antara wanita satu dengan yang lainnya. Panjang pendeknya siklus ini lebih banyak dipengaruhi oleh faktor usia. Pada usia 12 tahun, siklus menstruasi biasanya berlangsung selama 31 hari, menginjak usia 34 tahun, periode menstruasi mencapai 27 hari. Sedangkan pada wanita diatas usia 50 tahun, rentang periode menstruasi bisa mencapai 52 hari. Sementara lama haid atau jangka waktu keluarnya darah, rata-rata 3-5 hari. Variasi yang ada adalah antara 1-2 hari atau 7-8 hari. Proses terjadinya menstruasi melibatkan berbagai komponen yang berkerja senergis. Organ-organ yang terlibat antara lain adalah otak, alat genetalia. cortex ardenal, glandula thyroidea serta adanya sestem lain yang terikat. Sedemikian faktor yang turut dalam pengaturan siklus menstruasi, harus bekerja secara kompak di antaranya mengalami gangguan, tentunya akan mempengaruhi secara keseluruhan. Banyak juga wanita yang sering mengalami terlambat haid meskipun tidak hamil. Dan yang paling banyak kita jumpai adanya rasa sakit pada haid, atau dysmenorhea. Namun sering terjadi, periode menstruasi tak berlangsung mulus. Dalam bahasa awam, gangguan ini dikenal dengan beberapa istilah, seperti haid tidak lancar, sedikit, atau sebaliknya terlalu banyak hingga waktu haid menjadi memanjang. Siklus haid juga dipengaruhi oleh faktor hormon. Beberapa penyakit tertentu, dapat mempengaruhi keseimbangan hormon estrogen dan progesterone. Hal ini dapat mengakibatkan kacaunya siklus haid. Faktor kelelahan secara psikis juga dapat mempengaruhi siklus tersebut. Ada beberapa istilah medis yang sering dijumpai untuk menyebutkan adanya gangguan pendarahan pada siklus menstruasi. Diantaranya adalah: ------------- Hipermenoria. ------------- Yaitu pendarahan haid yang lebih banyak dari normal. Biasanya berlangsung lebih dari 8 hari. Ini karena terdapat gangguan pada uterus atau rahim. ------------- Polimenore. ------------- Yaitu pendarahan haid yang tidak begitu banyak dan siklus menstruasi kurang dari 21 hari. Biasanya diakibatkan dari gangguan ovulasi atau karena adanya penyakit sistemik yang berhubungan dengan sistem hormonal. sekian terimakasih baca yg lainnya


Komentar